• Home
  • About
  • Contact
  • Sitemap
  • Advertise
facebook twitter instagram pinterest bloglovin Email

Arief Budiman's blog

Menulis sambil belajar.

 Pencegahan Infeksi Nosokomial

Dikutip dari situs alodokter



Langkah-langkah pencegahan infeksi nosokomial menjadi tanggung jawab seluruh orang yang berada di rumah sakit, termasuk petugas kesehatan, seperti dokter dan perawat, pasien, dan orang yang berkunjung. Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah penyebaran infeksi ini adalah:

1. Cuci tangan

Penting bagi semua orang yang berada di rumah sakit untuk mencuci tangan dengan cara yang benar sesuai rekomendasi WHO. Ada 5 waktu wajib untuk cuci tangan saat berada di rumah sakit, yaitu:

  • Sebelum memegang pasien
  • Sebelum melakukan prosedur dan tindakan kepada pasien
  • Setelah terpapar dengan cairan tubuh (misalnya darah, urin, atau feses)
  • Setelah menyentuh pasien
  • Setelah menyentuh barang-barang di sekitar pasien

2. Jaga kebersihan lingkungan rumah sakit

Lingkungan rumah sakit perlu dibersihkan dengan cairan pembersih atau disinfektan. Lantai rumah sakit perlu dibersihkan sebanyak 2–3 kali per hari, sementara dindingnya perlu dibersihkan setiap 2 minggu.

3. Gunakan alat sesuai dengan prosedur

Tindakan medis dan penggunaan alat atau selang yang menempel pada tubuh, seperti infus, alat bantu napas, atau kateter urine, harus digunakan dan dipasang sesuai SOP (standar operasional prosedur) yang berlaku di tiap-tiap rumah sakit dan sarana kesehatan.

4. Tempatkan pasien berisiko di ruang isolasi

Penempatan pasien harus sesuai dengan kondisi dan penyakit yang diderita. Contohnya, pasien dengan daya tahan tubuh yang rendah atau pasien yang berpotensi untuk menularkan penyakit ke pasien lain akan ditempatkan di ruang isolasi.

5. Gunakan APD (alat pelindung diri) sesuai SOP

Staf dan setiap orang yang terlibat dalam pelayanan di rumah sakit perlu menggunakan alat pelindung diri sesuai SOP, seperti sarung tangan dan masker, saat melayani pasien.

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

Seperti yang kita tahu, motor di kelas sport fairing terus berkembang setiap tahun dan saat ini sudah banyak sekali  modelnya di nusantara kita. Dengan mengambil konsep moge desain dengan mesin yang mumpuni dari 150 cc hingga ke atas memiliki daya tarik masing-masing.


HONDA

CBR 150 from old to new

All New CBR 150 R (2021)


Tak lekang jaman, tahun berganti model tampilan sepeda motor jenis inipun kerap berganti tak terkecuali tahun terakhir ini, dengan menggosong body yang mirip dengan kelas 250 cc pasti membuat orang bingung untuk menjual motor cbr lamanya bahkan yang baru beli tahun ini pun.



YAMAHA

R-15 V1 to V3



Tak ayal dari kubu Yamaha pun ikut menggandrungi kancah dunia sport fairing kelas 150 cc setelah sebelumnya menghebohkan di kelas 250 cc, R15 tampil dengan mengejutkan dengan desain yang serba tajam akan tetapi polling menunjukan kesukaan customer terhadap desain CBR saat itu yang tidak terlalu tajam sehingga beberapa tahun kemudian keluar lah R-15 V3 yang memiliki desain lebih kalem namun tidak meninggalkan aksen tajamnya, mesin pun lebih bagus dengan teknologi VVA



SUZUKI

GSX-R 150


Dengan semangat baru suzuki juga mengeluarkan sport fairing 150 cc nya untuk meramaikan kancah dunia pembalap ekonomis, namun sampai saat ini belum ada dibuat versi terbaru atau All New nya akan tetapi siapa tau, mungkin saja tahun depan akan keluar versi terbaru dari R series ini karena pesaing sudah banyak fitur baru dan membuat harga seken motor ini jatuh.



Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

 





Skor APGAR adalah skoring yang digunakan untuk pengklasifikasian derajat keparahan asfiksia bayi.

Dalam sejarahnya metode APGAR skoring ditemukan dan diciptakan pada tahun 1952 oleh ahli anestesi asal Amerika, dr. Virginia Apgar. Metode ini digunakan untuk menilai kondisi kesehatan bayi pada usia 1 menit dan 5 menit setelah kelahirannya.

Berikut cara pengklasifikasian skor APGAR dengan menilai dari masing-masing poin dari A (Appearance atau Warna Kulit), P (Pulse atau Denyut Jantung), G (Grimace atau Respon Refleks), A (Activity atau Aktifitas Tonus Otot) dan R (Respiratory atau Pernapasan)

Kriteria

Nilai 0Nilai 1Nilai 2Akronim
Warna kulitseluruhnya biruwarna kulit tubuh normal merah muda,
tetapi tangan dan kaki kebiruan (akrosianosis)
warna kulit tubuh, tangan, dan kaki
normal merah muda, tidak ada sianosis
Appearance
Denyut jantungtidak ada<100 kali/menit>100 kali/menitPulse
Respons reflekstidak ada respons terhadap stimulasimeringis/menangis lemah ketika distimulasimeringis/bersin/batuk saat stimulasi saluran napasGrimace
Tonus ototlemah/tidak adasedikit gerakanbergerak aktifActivity
Pernapasantidak adalemah atau tidak teraturmenangis kuat, pernapasan baik dan teraturRespiration
Lima kriteria Skor apgar:

Interpretasi skor

Tes ini umumnya dilakukan pada waktu satu dan lima menit setelah kelahiran, dan dapat diulangi jika skor masih rendah.
Jumlah skorInterpretasiCatatan[3]
7-10Bayi normal
4-6Agak rendahMemerlukan tindakan medis segera seperti penyedotan lendir yang menyumbat jalan napas, atau pemberian oksigen untuk membantu bernapas.
0-3Sangat rendahMemerlukan tindakan medis yang lebih intensif
Share
Tweet
Pin
Share
1 komentar


Sepeda pada umumnya memiliki gearset yang bertugas mengatur kecepatan sepeda. 
Berikut tingkatan level gearset sepeda pad merk SHIMANO berdasarkan jenisnya (mtb/rb/trekking)
Shimano Tourney yang ditunjukan oleh tanda panah berada pada tingkatan low-tier yang sangat pasaran kita temukan di toko-toko sepeda dengan harga sepeda yang pas di kantong kalangan menengah dan kebawah. Biasanya dipakai pada sepeda dengan harga kisaran 1-4 jutaan rupiah.
Gearset tersebut dapat dilihat namanya pada bagian samping FD/RD. 

Sedangkan di atasnya Shimano Altus sampai ke XTR dapat mencapai harga kisaran 8 juta hingga 20 juta keatas. Sepeda inipun mulai jarang kita temukan di jalan raya karena lebih dipakai sesuai medannya yakni jalan di gunung.

Pada sisi roadbike sendiri gearsetnya mempunyai nama tersendiri pada kasta atas. Sedangkan yang low-tier juga menggunakan nama Shimano Tourney, pada sepeda high-tiernya dari Shimano Ultegra hingga Shimanu Dura-Ace dapat mencapai harga 10 juta hingga 60 juta keatas. Karena menganut sistem mekanisme penggunaan roadbike yang semakin ringan semakin mahal. Dan semakin cepat dipacu di jalan raya.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
 

Luka dalam bahasa medis disebut vulnus, yaitu kerusakan anatomi tubuh dan atau diskontinuitas suatu jaringan oleh karena trauma dari luar. Menurut dunia medis vulnus dikelompokan kedalam dua bagian yaitu vulnus apertum dan vulnus occlusum. Vulnus apertum atau luka terbuka apabila kulit rusak melampaui tebalnya kulit. Sedangkan Vulnus occlusum atau luka tertutup apabila luka tidak melampaui tebalnya kulit.

            Vulnus apertum ada yang disebabkan sesuatu yang tajam atau juga yang tumpul.

A. Luka tajam
Sifat:
     1. Tepi luka licin
     2. Tidak terdapat jembatan jaringan
     3. Tidak ada jaringan nekrosis
Contoh:
a. Vulnus scissum (luka iris) : panjang>dalam luka 
b. Vulnus ictum (luka tusuk): dalam> lebar luka    

B. Luka tumpul,
Contoh
a. Vulnus sclopetum (luka tembak) :  ujung peluru steril karena panas, ekor peluru infeksius karena dingin.
b. Vulnus lacerosum (luka laserasi) :  benturan luas dan ada memar.
c. Vulnus penetratum (luka penetrasi) : jika luka menembus rongga tubuh, e.g: pleura,peritoneum.
d. Vulnus avulsum (luka avulse) : lepasnya sebagian atau seluruh jaringan, e.g: telinga lepas.
e. Degloving :  "flap"* yang terelevasi secara paksa, masih ada bagian yang berhubungan dengan tubuh yang merupakan pedikel "flap" tersebut. *adalah pemindahan kulit dan atau jaringan dibawahnya guna menutupi defek dengan menyertakan pedikel untuk vaskularisasi.
g. Open fracture (patah tulang terbuka) :  bila juga merusak jaringan vaskuler, epidermis, dan subkutan.
h. Bite (luka gigit) : e.g: gigitan anjing, ular, serangga.

            Vulnus occlusum terjadi bila tidak melibihi ketebalan kulit yang meliputi lapisan epidermis dan dermis. Ada beberapa macam luka tertutup diantaranya;
 a. Excoriasi (luka lecet) :  merusak sebatas bagian superficial kulit .
 b. Contusion (luka memar) : e.g: Contusio musculorum atau Contusio cerebri.
 c. Blebs (luka lepuh) : timbul bulla dibawah epidermis yang berisi cairan, e.g: luka bakar
 d. Hematoma :  darah mengelompok disuatu tempat yang sebelumnya tidak ada. Darah ini haruS dikeluarkan dikarenakan bisa terjad infeksi, menghambat penyembuhan, dapat menjadi jaringan ikat.
 e. Sprain : kerusakan (laesi) pada ligamen-ligamen atau kapsul sendi.
 f. Dislocation (cerai sendi) : longgar atau lepasnya hubungan antar tulang yang disebut sendi.
 g. Close fracture (patah tulang tertutup) : patah tulang tanpa merusak jaringan yang lain.
 h. Laceration Interna Organ : e.g : limpa.

             Setiap luka memiliki ciri dan karakteristiknya sehingga penanganan tiap luka juga berbeda. Hal tersebut selanjut digunakan dalam Wound management meliputi Assesment luka, Debridement, Bacterial Balance, Exudate management, Penutupan luka, dan Dressing.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Career, Road, Away, Way Of Life, Success, Road Sign

Baru-baru ini tes CPNS menjadi hal yang sangat populer, berbagai kalangan job seeker ikut mendaftarkan diri mereka di ajang kontes untuk menjadi ASN tersebut. Tidak hanya fresh graduate, kebanyakan yang sudah bekerja pun pasti juga masih tertarik untuk mencoba peruntungan mereka agar dapat menjadi pegawai negeri sipil. Di sini saya akan beberkan pengalaman saya dimana saya saat saya mendaftarkan diri sebagai CPNS dan lulus di tahapan SKD.


  • Belajar Yang Rutin

    Tentu ini adalah hal yang paling utama, pelajari seluk beluk dan ketahui tetek bengek menjadi ASN. Sehingga anda tidak akan bengong bahkan saat anda sudah menjadi Calon ASN. Lakukan setiap hari jika anda ingin mendapatkan hasil yang terbaik. Tidak perlu lewat buku saja, anda dapat mencoba metode pembelajaran terbaru yaitu dengan menonton video pembahasan soal, membahas soal bersama teman yang tentunya akan membuat waktu tidak terasa berlalu. Sehingga anda tidak jenuh hanya dengan buku saja.

    • Ketahui Kemampuan Anda Dan Pacu Lagi Untuk Meningkatkannya
    Tes CPNS saat ini terkenal dengan yang namanya sistem passing grade. Ini adalah batasan minimal nilai yang anda perlukan jika anda ingin lulus dan menjadi Calon ASN. Jika anda tidak mencapai nilai yang diperlukan, kemungkinan akan sangat tipis anda akan melaju ke tahap selanjutnya. Oleh karena itu mulailah dengan sering melakukan simulasi dan melihat sebatas apa kemampuan anda dan lihat di bagian apa anda lemah. Tes CPN di tahap SKD terbagi menjadi 3 bagian yaitu: TKP, TWK dan TIU.

    See the source image
    passing grade untuk tes CPNS tahun 2019

    TKP adalah tes kepribadian yang mana anda harus menjawab berbagai macam soal berbentuk pertanyaan yang ingin mengetahui sikap dan tingkah laku anda terhadap lingkungan pekerjaan anda.
    Tips dari saya: Jawablah soal menurut keyakinan anda itu adalah benar dan ingatlah jawaban anda tersebut karena tidak jarang soal akan kembali muncul dengan kata-kata yang berbeda. Kuncinya di sini adalah anda konsisten  dengan pilihan jawaban anda.

    TWK adalah tes kewarganegaraan yang mencakup ilmu sosial dan pengetahuan anda dibidang sejarah, budaya dan kewarganegaraan.
    Tips dari saya: pelajari soal-soal sejarah, ilmu budaya sejak dini sehingga pengetahuan anda lebih luas dalam hal ini. Tidak ada trik khusus melainkan jika anda beruntung dan mempelajari khusus materi yang keluar niscaya nilai anda akan berakhir baik.

    TIU adalah tes intelijensi umum. Di sini tidak lain tetapi ilmu eksak anda yang akan diuji, mulai dari matematika, aljabar sampai ke logika. Tentu jika anda sudah lulus sekolah menengah atas anda sudah pernah mempelajarinya.  Selain deret aritmetika, di sini juga akan muncul soal berbentuk simbol-simbol yang akan menguji daya pemikiran anda dalam menyimpulkan sesuatu.
    Tips dari saya : sering-seringlah berlatih menjawab soal tipe deret, simbol dan gambar. Ketahui segala polanya sehingga anda tidak akan terkejut saat tes nanti. Dalam tes ini kekonsisten-an anda juga akan diuji.


    • Persiapkan Mental Dan Jaga Kesehatan Jauh-Jauh Hari Sebelum Tes Berlangsung 
    Ini adalah hal yang tidak kalah penting dengan yang lainnya. Jika kesehatan anda menurun, performa anda dalam menjawab tes juga akan jatuh. Alangkah baiknya seminggu bahkan dua minggu sebelum tes anda tidak melakukan hal-hal yang tidak diperlukan, seperti begadang, pulang berhujan-hujanan. Persiapkan segalanya jauh-jauh hari seperti pakaian untuk tes, dari baju sampai sepatu dan pada saat tes pun anda pasti akan disuruh datang 1 jam sebelum tes berlangsung. Tidak apa jika anda hadir lebih cepat. Sehingga anda tidak kalang kabut melihat situasi tes nanti.

    • Berdoa
    Terakhir ini mungkin adalah hal yang paling penting menurut saya karena berusaha sebaik apapun jika yang kuasa tidak mengijinkannya ya rejeki kita tidak ada yang tahu. Mintalah kepada orang tua dan kerabat terdekat anda untuk mendoakan anda sehingga anda juga akan mendapatkan dukungan moril secara tidak langsung. Konon ada calon ASN yang sama sekali tidak belajar tetapi dia lolos tes dengan nilai tertinggi saat itu. Mungkin karena orang tuanya mendoakan anak tersebut siang malam.

    Demikian tips singkat saya mengenai bagaimana caranya dalam menghadapi tes CPNS. Jika anda memang memili tekad yang kuat, kemungkinan besar anda akan lolos jika anda melakukan hal-hal tersebut di atas. Tetapi kita hanya bisa berdoa pada akhirnya. Rejeki ditentukan oleh yang maha agung. Apakah anda mempunyai tips yang lain mengenai bagaimana menjadi Calon ASN? Berikan komentar di bawah.
    Share
    Tweet
    Pin
    Share
    No komentar






    Bagi anda yang pernah sakit dan dirawat di rumah sakit tentunya tidak asing dengan yang namanya infus. Ya, cairan dari kantong yang digantung dengan selang kecil yang terhubung ke salah satu vena di tubuh kita, bisa di tangan, kaki dll. Nah, cairan infus sendiri dapat beragam penggunaannya sesuai dengan kebutuhan si pasien. Di sini saya akan membahas secara umum infus apa saja yang biasa digunakan terhadap pasien dan kegunaan atau fungsinya.

    Perlu diingat bahwa infus bukanlah makanan, melainkan hanya cairan yang bersifat mengatur, menseimbangkan kadar cairan dalam tubuh. Sehingga istilah orang yang tidak perlu makan karena sudah mendapatkan cairan infus adalah keliru.

    Cairan Infus atau IV line dibagi menjadi dua yaitu kristaloid dan koloid. Yang paling sering kita temui adalah carian kristaloid dimana tugasnya adalah untuk menyeimbangkan elektrolit dalam tubuh sehingga orang yang sakit tidak berlangsung lama merasakan lemas.

    Infus Saline NaCL 

    Merupakan cairan kristaloid yang sering ditemui. Cairan ini mengandung natrium dan clorida. Cairan infus ini digunakan untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang, mengoreksi ketidakseimbangan elektrolit, dan menjaga tubuh agar tetap terhidrasi dengan baik.

    Infus Saline Ringer Laktat (RL)
    Merupakan jenis cairan kristaloid yang mengandung kalsium, kalium, laktat, natrium, klorida, dan air. Cairan ringer laktat umumnya diberikan untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang saat mengalami luka, cedera, atau menjalani operasi yang menyebabkan kehilangan darah dengan cepat dalam jumlah yang banyak. Selain itu, cairan ini juga sering digunakan sebagai cairan pemeliharan ketika sedang menjalani perawatan di rumah sakit.

    Infus Saline Dekstrose (D5)
    See the source image
    Merupakan cairan infus yang mengandung gula sederhana. Cairan ini sering digunakan untuk meningkatkan kadar gula darah, pada seseorang yang mengalami hipoglikemia (gula darah rendah). Selain itu, cairan infus dextrose juga dapat digunakan untuk kondisi hyperkalemia (kadar kalium yang tinggi).


    Share
    Tweet
    Pin
    Share
    No komentar
    Older Posts

    About me

    About Me

    Hello there, the name is Arief Budiman. Hobi olahraga terutama sepeda dan fitness. Bekerja di dunia kesehatan sehari-harinya.

    Follow Us

    • facebook
    • twitter
    • instagram
    • Google+
    • pinterest
    • youtube

    Categories

    • artikel
    • game
    • informasi
    • Kesehatan
    • otomotif
    • review
    • Sepeda

    recent posts

    Sponsor

    Facebook

    Blog Archive

    • Mei 2022 (1)
    • April 2021 (1)
    • November 2020 (1)
    • Juni 2020 (2)
    • Januari 2020 (5)

    Created with by ThemeXpose | Free Blogger Templates